Inilah Tahapan Perkembangan Otak Anak Dari Kecil


Otak merupakan organ penting yang dilindungi oleh tengkorak. Otak berperan penting dalam setiap sistem utama tubuh manusia. Perkembangan otak manusia berlangsung dari masa kanak-kanak hingga dewasa.

Tahapan perkembangan otak pada anak

Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai tahapan perkembangan otak pada anak sejak dalam kandungan hingga dewasa.

Perkembangan otak di dalam rahim

Selama kehamilan, tubuh sibuk mengembangkan otak sebagai persiapan untuk kehidupan setelah lahir. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perkembangan otak dimulai pada minggu ketiga kehamilan, yang ditandai dengan diferensiasi sel-sel progenitor saraf.
Setelah itu, tahap penting berikutnya dalam perkembangan otak adalah pembentukan struktur saraf permanen pertama, tabung saraf.

Fase ini diikuti oleh produksi miliaran neuron di otak, yang sebagian besar diproduksi pada pertengahan kehamilan, setelah itu neuron yang dihasilkan bermigrasi ke bagian lain dari sistem saraf.

Perkembangan otak pada bayi baru lahir

Ketika bayi lahir, otak mereka hanya sekitar 60 persen ukuran otak orang dewasa. Ukuran otak bayi kira-kira akan tiga kali lipat dalam tiga bulan pertama setelah lahir. Bagian otak ini bertanggung jawab atas fungsi dasar, seperti makan, bernapas, dan mengontrol detak jantung.

Perkembangan otak pada anak di usia tiga tahun

Saat ini, otak seorang anak telah mencapai sekitar 80 persen dari ukuran orang dewasa dalam hal volume dan sel-sel otak. Pada tahap ini, otak bayi berusia tiga tahun memiliki 200 persen lebih banyak sinapsis (titik pertemuan antara terminal akson dan neuron lain) daripada orang dewasa. Sinapsis ini, yang sering tumbuh, secara perlahan dipangkas oleh otak. Pemangkasan ini tidak mempengaruhi fungsi otak secara keseluruhan.

Perkembangan otak anak sebelum usia lima tahun

Pada usia lima tahun merupakan periode penting perkembangan otak. Semua pengalaman yang terjadi pada anak pada usia ini secara langsung dapat membantu dalam pembentukan sinapsis. Pada usia ini, apapun yang terjadi pada anak akan sangat melekat, termasuk kejadian traumatis atau luka psikis.

Perkembangan otak anak ini wajib di pantau oleh orang tua mulai dari bayi hingga dewasa karena akan menjadi penting di kemudian hari.